#Tiket 3 – Ibu , Anak dan gelapnya trotoar

Tadi sewaktu pulang dari tempat kerja enggak sengaja ngeliat dua anak kecil sama ibunya sedang duduk di pinggir jalan. Samar-samar lihatnya karena tempat dimana mereka berada cukup gelap. Saya enggak sempet turun dari motor dan terus melanjutkan perjalanan. Tapi ga beberapa jauh, saya bertanya-tanya, ” Ngapain anak kecil itu duduk-duduk dipinggir jalan”.

Mulai ragu dan ingin tahu, akhirnya saya puter balik dan menghampiri mereka. Saya tanya sama ibunya. ” Ibu sedang apa disini?”. Dia bilang, ” Saya sedang istirahat”.

” Rumahnya dmana emang ibu?” . “Di cibanteng proyek jawab si Ibu”.

“Suaminya ga ikut bu?” , Saya menimpali lagi. Si Ibu menjawab ” Sudah meninggal mas”.

“Naik apa ke rumah bu?” , ” jalan kaki jawabnya”.

tiket3_2

Dalam hati saya antara tempat si ibu duduk dengan rumahnya yang katanya di cibanteng proyek lumayan cukup jauh. Lalu saya bertanya lagi. ” Engga naik angkutan umum bu?” . Si Ibu jawab,” Sayang mas uangnya”.

Sesi tanya jawab saya cukupkan sampai disitu. Lalu saya bilang sama si ibu, ” Tunggu disini sebentar ya bu, saya mau ke indomart dulu” . Lalu saya pergi ke indomart untuk membeli beberapa kebutuhan pokok seperti, beras,minyak sayur,susu dan lain-lain. Lalu saya balik lagi ke tempat dimana si Ibu dan 2 anak itu berada dan saya berikan ke mereka.

Kalau dilihat dari barang bawaannya, Si Ibu ini kemungkinan seorang pemulung bekas minuman seperti aqua gelas. Mudah-mudahan sedikit makanan tadi bisa bermanfaat dan bisa menjadi penghibur buat si Ibu dan anaknya. Dan mudah-mudahan orang-orang seperti itu bisa selalu diberi ketabahan dan keluarkan dari kesulitan-kesulitan hidup.

 

 

 

Lokasi : Tanjakan Gunung Batu sarijan Bogor

 

 

Bogor, 13 September 2016

 

Satu Tiket Kesurga

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *